utama
Gen Z Diajak Kenali dan Cegah Kanker Melalui Seminar Edukasi Bersama Yayasan Kanker Indonesia
Penyelenggaraan Seminar Edukasi bertajuk “Peran Gen Z: Kenali dan Cegah Kanker” yang menghadirkan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepulauan Ri...
Penyelenggaraan Seminar Edukasi bertajuk “Peran Gen Z: Kenali dan Cegah Kanker” yang menghadirkan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Provinsi Kepulauan Riau bersama RSUD Raja Ahmad Tabib. Kegiatan ini dilaksanakan pada 6 Agustus 2026 yang bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta didik mengenai kanker, pentingnya deteksi dini, serta membangun kesadaran generasi muda untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.
Kegiatan seminar diawali dengan pembukaan oleh Ketua Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Kepulauan Riau sekaligus Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau Ibu Dra. Hj. Dewi Kumalasari Ansar, M.Pd. Selanjutnya seminar dipandu oleh Dian Juni Ekasari, S.ST., S.Kep., M.Kep., Kepala Bagian Perencanaan RSUD Raja Ahmad Tabib yang juga merupakan alumni SMA Negeri 1 Tanjungpinang angkatan 2000. Dalam sambutannya sebagai moderator, beliau mengajak seluruh peserta mengikuti seminar dengan semangat serta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh wawasan baru mengenai kesehatan.
Sesi pertama seminar menghadirkan Dr. Hj. Sulastri, M.Si., Sekretaris Yayasan Kanker Indonesia Provinsi Kepulauan Riau. Sebelum penyampaian materi, peserta diajak menyaksikan video profil Yayasan Kanker Indonesia yang memperkenalkan perjalanan organisasi beserta berbagai program yang telah dijalankan selama hampir satu dekade di Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam pemaparannya, Dr. Sulastri menjelaskan bahwa Yayasan Kanker Indonesia Cabang Koordinator Kepulauan Riau berdiri sejak tahun 2016 dengan tujuan memberikan pendampingan kepada penyintas kanker sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan kanker. Beliau menegaskan bahwa kanker bukanlah penyakit yang harus selalu ditakuti, karena peluang kesembuhan akan semakin besar apabila penyakit tersebut ditemukan dan ditangani sejak stadium dini.
Peserta juga diperkenalkan dengan visi YKI yang disingkat menjadi PEDULI, yaitu Perhatian, Dukungan, dan Lingkungan. Menurutnya, perhatian tidak hanya diberikan kepada penyintas kanker, tetapi juga kepada keluarga dan lingkungan di sekitarnya. Dukungan dapat diwujudkan melalui bantuan moril, tenaga, maupun material sesuai kemampuan, sedangkan lingkungan memiliki peran penting dalam menciptakan suasana yang mendukung proses penyembuhan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sulastri mengajak seluruh peserta didik SMA Negeri 1 Tanjungpinang untuk menjadi agent of change yang mampu menyampaikan kembali informasi mengenai pencegahan kanker kepada keluarga, teman, maupun masyarakat. Ia menekankan bahwa edukasi merupakan salah satu langkah penting untuk menurunkan angka kasus kanker melalui peningkatan kesadaran sejak usia remaja.
Materi yang disampaikan juga memperlihatkan berbagai contoh kasus nyata penderita kanker, mulai dari kanker lidah, kanker kulit, kanker tulang, hingga kanker payudara. Melalui contoh tersebut, peserta diajak memahami bahwa kanker dapat menyerang berbagai organ tubuh sehingga penting untuk mengenali gejala sejak dini dan tidak mengabaikan perubahan yang terjadi pada tubuh.
Selain itu, Dr. Sulastri memaparkan berbagai program yang telah dilaksanakan Yayasan Kanker Indonesia di Provinsi Kepulauan Riau, seperti pemeriksaan kesehatan, skrining kanker melalui IVA Test, Pap Smear, dan SADARI, bantuan nutrisi bagi pasien kemoterapi, pendampingan penyintas kanker, hingga kegiatan edukasi di sekolah, perguruan tinggi, media massa, serta fasilitas pelayanan kesehatan. YKI juga secara aktif memberikan dukungan kepada para penyintas melalui bantuan transportasi pengobatan, pelatihan keterampilan, dan berbagai program sosial lainnya.
Beliau juga mengingatkan peserta untuk mulai menerapkan pola hidup sehat sejak dini sebagai salah satu upaya pencegahan kanker. Menurutnya, menjaga kesehatan, mengenali faktor risiko, serta melakukan pemeriksaan apabila muncul gejala yang tidak biasa merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan di masa depan.
Melalui seminar ini, diharapkan seluruh peserta didik tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kanker dan pentingnya deteksi dini, tetapi juga semakin peduli terhadap kesehatan diri sendiri maupun orang lain. Dengan bekal informasi yang diperoleh, generasi muda diharapkan mampu menjadi pelopor gaya hidup sehat sekaligus menyebarkan edukasi mengenai pencegahan kanker di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.